May 18, 2024
Anies Baswedan

Anies Baswedan Respon Pernyataan Presiden Mengenai Ikut Cawe-Cawe

Anies Baswedan menanggapi pernyataan Presiden Jokowi mengenai  ikut pencalonan di Pemilu 2024. Calon presiden yang diusung PKS, Nasdem dan Demokrat itu meminta semua calon mempunyai hak dan perlakuan yang sama pada panggung pemilu.

Dalam jumpa pers di Jalan Brawijaya X, Jakarta Selatan, selasa (30/5), Anies mengaku memperoleh banyak pesan sesudah Presiden menyampaikan sikap tidak akan netral dan sembarangan. Ada yang menyatakan takut ditindak, takut kriminalisasi, khawatir dengan sifat pemilu yang tidak netral.

Lalu, lanjut Anies, terdapat kekhawatiran caleg dan parpol bisa memperoleh perlakuan tidak adil. Calon presiden yang memperoleh perlakuan tidak adil. Lalu, potensi penipuan. “Semua hal ini dikhawatirkan muncul karena pernyataan yang tidak netral dan tidak netral,” katanya.

Maka, Anies berharap kekhawatiran yang disampaikan tidak benar. Ia berharap pemilu dan pilpres tetap seperti biasanya. Berbagai pihak mempunyai hak yang sama untuk mencalonkan. Setiap calon berhak berkampanye dan memperoleh perlakuan yang sama.

Begitu juga para calon presiden. Penyelenggara juga mengadakan pemilu dengan adil, baik, dan netral. “Jadi, kita berharap kekhawatiran itu tidak benar dan malah yang terjadi ialah implementasi yang baik, implementasi yang sesuai dengan prinsip demokrasi, kejujuran, keadilan,” ujarnya.

Ia juga mengajak semua masyarakat untuk bersama menyambut pesta demokrasi ini sebagai bagian dari memastikan masa depan bangsa terus membaik setahap demi setahap. Anies Baswedan menegaskan, koalisi perubahan tetap kompak.

Tetap fokus pada agenda gagasan, memberantas masalah kemiskinan, menyelesaikan masalah ketimpangan,  memastikan adanya pemerataan kesempatan, menghadirkan keadilan, mempersiapkan kesempatan kerja yang lebih luas di semua tempat.

“Tema-tema itu terus kami fokuskan dan kami yakin pemilu yang akan datang, pilpres besok menjadi ajang adu gagasan, rekam jejak, dan program,” ujar mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Lalu, presiden berkepentingan untuk menyelenggarakan pemilu dengan baik dan aman, tanpa meninggalkan polarisasi sosial atau konflik di masyarakat. Presiden menginginkan para pemimpin bangsa di masa depan bisa membawa dan melanjutkan kebijakan strategis seperti pengembangan Industri Sains Nasional, transisi energi bersih, hilirisasi, dan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *