Kecantikan Yang Abadi Terletak Pada Keelokan Adab Dan Ketinggian Ilmu

kata kata mutiara Buya Hamka

Kecantikan yang abadi terletak pada keelokan adab dan ketinggian ilmu seseorang, bukan terletak pada wajah dan pakaiannya. (Kata kata mutiara dari Buya Hamka).

Memang benar apa kata Buya Hamka melalui kata-kata mutiara nya ini. Kecantikan yang abadi adalah apa yang ada di dalam diri kita, bukan penampilan luar saja. Keelokan adab dan ketinggian ilmu sifatnya abadi, sedangkan penampilan fisik/wajah yang cantik akan pudar seiring dengan waktu. Keelokan adab dan ketinggian ilmu juga dapat bermanfaat bagi banyak orang. Sedangkan kecantikan wajah/fisik hanya bermanfaat bagi orang itu sendiri saja.

Sayangnya, di kehidupan kita ini seringkali kecantikan wajah atau penampilan seseorang menjadi dasar penilaian yang utama. Biasanya, orang akan langsung menilai seseorang dari penampilannya, tanpa mau bersusah payah melihat hal-hal lainnya. Tapi, sebenarnya hal ini juga dapat dimengerti. Penampilan seseorang dapat langsung terlihat saat itu juga, sedangkan keelokan adab dan ketinggian ilmu baru akan terlihat setelah kita benar-benar mengenal seseorang.

Kata kata mutiara ini membahas hal yang hampir sama dengan kata bijak dalam bahasa Inggris yang sering kita dengar, yaitu “Don’t judge a book by its cover.” Seperti membaca buku, kita tidak bisa memahami isi buku hanya dengan melihat sampulnya saja. Kita harus membuka buku tersebut dan membacanya sampai selesai, baru lah kita benar-benar mengerti apa isinya. Bedanya, kata kata mutiara dari Buya Hamka ini murni membicarakan kebaikan yang ada di dalam diri seseorang. Sedangkan “don’t judge a book by its cover” bisa hal positif, dan bisa juga hal negatif.

*****

Kembali ke halaman Kata Kata Mutiara.

 

Semakin Banyak Ilmu Semakin Lapang Hidup

Kata Kata Mutiara Buya Hamka

Semakin Banyak Ilmu Semakin Lapang Hidup. Semakin Kurang Ilmu Semakin Sempit Hidup. (Kata kata mutiara dari Buya Hamka).

Kata kata mutiara oleh Buya Hamka ini cukup sederhana bahasanya sehingga sangat mudah untuk dimengerti. Memang, semakin banyak ilmu yang kita miliki, akan semakin lapang juga hidup yang kita jalani. Contoh yang paling sederhana adalah dalam hal mencari nafkah. Semakin banyak ilmu (pengetahuan dan keterampilan) yang kita miliki, semakin banyak juga hal yang bisa kita lakukan untuk mencari nafkah. Dan sebaliknya. Jika kita hanya mempunyai sedikit ilmu dan keterampilan, maka tidak banyak yang bisa kita lakukan untuk mencari nafkah.

Kata kata mutiara oleh Buya Hamka ini juga bisa dikaitkan dengan wawasan seseorang. Semakin banyak ilmu yang dimiliki seseorang, maka semakin luas juga wawasannya. Dan tentunya, dengan luasnya wawasan, hidup akan terasa lapang, karena apapun yang dihadapinya, orang tersebut akan dapat melihat dari berbagai sisi yang berbeda.

Inti dari rangkaian kata ini sebenarnya sangat sederhana. Jadi pada dasarnya, orang yang memiliki ilmu akan jauh lebih bermanfaat (baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain), dibandingkan dengan orang yang hanya sedikit ilmunya.

Profil Buya Hamka

Prof. DR. H. Abdul Malik Karim Amrullah, seorang ulama dan sastrawan kelahiran Sumatera Barat yang memiliki nama pena Hamka. Sedangkan sebutan Buya merupakan panggilan untuk orang Minangkabau.

*****

Kembali ke halaman Kata Kata Mutiara.