Ia Yang Telah Mengatasi Ketakutannya Akan Benar-benar Bebas

Ia yang telah mengatasi ketakutannya

Ia yang telah mengatasi ketakutannya akan benar-benar bebas. (Rangkaian kata bijak dari Aristoteles).

Memang benar. Banyak orang yang merasa hidupnya terkungkung karena rasa ketakutan mereka sendiri. Rasa takut memang diperlukan. Tapi, rasa ketakutan yang berlebihan bukanlah hal yang baik. Seringkali, apa yang kita takutkan jauh lebih menyeramkan dari kenyataannya. Contohnya, orang yang akan belajar naik sepeda, mengurungkan niatnya karena takut jatuh, yang sepertinya sangat menyakitkan. Padahal, kenyataannya belum tentu seperti itu. Jatuh dari sepeda (asalkan tidak terlalu kencang), rasanya tidak terlalu sakit. Dan lagi, belum tentu juga dia akan jatuh. Jatuh itu hanya salah satu resiko, yang tidak pasti terjadi.

Seringkali orang merasa takut dengan apa yang tidak benar-benar mereka pahami atau mereka ketahui. Dan sebenarnya apa yang mereka takutkan itu, jika benar-benar mereka pahami, tidak akan semenakutkan itu. Jadi, intinya, sebaiknya kita jangan “dijajah” oleh rasa takut kita sendiri, sampai-sampai kita memilih untuk tidak melakukan apapun. Rasa takut yang kita rasakan, harus bisa kita “seimbangkan” dengan menggunakan akal sehat dan pertimbangan-pertimbangan yang rasional.

Ada satu cerita karya seorang motivator yang berjudul “Who Moved My Cheese?” Cerita ini sangat menarik, dan mengajarkan kita untuk mengelola rasa takut kita dengan baik (dalam cerita ini, rasa takut yang dibahas adalah rasa takut terhadap perubahan).

*****

Kembali ke halaman daftar kata bijak.